Pustakawan, tukang pilih yang berprinsip

Ainsworth_Rand_Spofford

12 September 1825 – 11 August 1908

BUKAN. Sejak dulu pustakawan dan para pekerja perpustakaan bukan orang yang menjaga buku dari sudut fizikal semata-mata. Mereka bukan hanya tukang angkut buku dan kemas rak. Mereka bukan hanya tukang membaiki buku yang rosak. Mereka bukan hanya tukang pungut denda dan pandai berkata ‘shhh’ kepada pengunjung. Pada era teknologi, mereka bukan sekadar penghubung antara kemudahan IT dengan pengguna dan penyelesai masalah komputer dan pencetaknya.

Pustakawan harus berada lebih atas daripada itu.

Mereka adalah perantara antara manusia pembaca dengan bahan bacaan yang terpilih dan yang mampu memandu manusia. Selagi para pustakawan sendiri belum tahu memilih, maka siapa yang akan menjadi penyelesai tanggungjawab ini?

Ikuti beberapa renungan bekas Pustakawan ke-6 Library of Congress, Ainsworth Rand Spofford dalam bukunya A Book for All Readers:

The great demand for this class of reading [fiction] renders it all the more important to make a wise and improving selection of that which forms the minds of multitudes, and especially of the young. This selection presents to every librarian and library director or trustee some perplexing problems. To buy indiscriminately the new novels of the day, good, bad, and indifferent (the last named greatly predominating) would be a very poor discharge of the duty devolving upon those who are the responsible choosers of the reading of any community….

I hold it to be the bounden duty of those who select the reading of a community to maintain a standard of good taste, as well as of good morals. They have no business to fill the library with wretched models of writing, when there are thousand of good models ready, in numbers far greater than they have money to purchase. Weak and flabby and silly books tend to make weak and flabby and silly brains….

We are told, indeed (and some librarians even have said it) that for unformed readers to read a bad book is better than to read none at all. I do not believe it. You might as well say that it is better for one to swallow poison than not to swallow any thing at all. I hold that library providers are as much bound to furnish wholesome food for the minds of the young who resort to them for guidance, as their parents are to provide wholesome food for their bodies….

Menarik juga untuk diperhatikan bahan perpustakaan mengikut genre, yang dianjurkan Spofford menurut kepentingannya, untuk diletakkan di perpustakaan awam:

  1. Buku rujukan – ensiklopedia, kamus, tesaurus dan seumpamanya.
  2. Sejarah
  3. Biografi
  4. Esei
  5. Puisi
  6. Travelog dan penjelajahan
  7. Sains
  8. Undang-undang, perubatan, teologi, sosiologi, sains politik, ekonomi, seni, muzik, bahasa, kemahiran pidato/syarahan, seni dan seni bina.
  9. Fiksyen

Pustakawan, paling nikmat menjadi dia, adalah apabila kembali ke makna asal kata pustaka, dan pengertian -wan di hujungnya. Yakni orang yang ahli (atau pelaku) dalam hal kitab dan buku. Tidak dipanggil doktor orang yang tahu sekadar hal luaran tubuh manusia, malah dia harus belajar membedah untuk mengenal dalaman jua.

Najibah Abu Bakar

Pemilik BukuRia, berlatar belakang bidang perpustakaan dan sains maklumat serta mempunyai sedikit pengalaman menulis di beberapa akhbar dan majalah tempatan.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WP Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com